Bayi Hiu Mirip Manusia dalam Rote Ndao Diawetkan Mengakui Perhatian Media Asing

Merdeka. com – Bayi ikan hiu yang ditemukan Abdullah Fero, nelayan asal Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Nusa Tenggara Timur berwajah mirip bani adam diawetkan. Kepala SPKT II Polsek Rote Timir, Bripka Eliazar Beten mengatakan, penemuan ikan berbentuk aneh tersebut menyedot perhatian warga.

Sehingga untuk menghindari kerumunan, penjaga sudah menodong Abdullah untuk mengamankan ikan tersebut di rumahnya. Zaman ini bayi ikan hiu tersebut sudah diawetkan dalam sebuah tempat, sambil menunggu informasi lanjutan.

“Sudah diawetkan. Siapa cakap ada peneliti yang sedia ambil untuk teliti, ” Jelasnya, Sabtu (27/2).

Bahkan keunikan & keanehan bentuk bayi hiu ini menyedot perhatian dunia internasional.

Media Amerika Serikat, nypost. com menulisnya dengan judul, “Baby shark with ‘human face’ looks like YouTube character.

Abdullah Fero (48), seorang nelayan di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur dibuat kaget secara hasil melautnya. Pasalnya, buatan buruan dia mempunyai paras mirip manusia.

Pria yang tinggal di kampung nelayan Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao itu awalnya mencari ikan di segara Butupulu, sebelah Timur Pos Angkatan Laut (Posal) Papela.

“Sekitar jam 11 malam, saya tarik pukat ternyata dapat ikan hiu kira-kira berukuran kepala meter lebih, ” Jelasnya, Selasa (25/2).

Menurut Abdullah, setelah mendapat ikan hiu itu tempat tidak langsung pulang ke rumah, namun memilih terus mencari ikan hingga memukul 02. 00 dini hari.

“Paginya sekitar jam enam saya pulang ke rumah, saya mengacaukan ikan hiu itu, ternyata ada dua ekor budak hiu, ” Ungkapnya.

Satu ekor budak hiu kondisinya normal, namun satunya berbeda dengan ikan pada umumnya, yakni besar bola matanya yang gembung terletak di bawah, kepalanya lancip dan mempunyai tuturan seperti manusia.

“Saya terkejut kerena sudah ulang-ulang saya pergi cari bahkan sampai melintas dekat di perairan Australia, akan tetapi tidak pernah dapat ikan Hiu yang modelnya laksana ini, ” Kata Abdullah.

Temuannya ini kemudian diawetkan dalam sebuah toples kaca, agar dilihat oleh banyak diantara kita. Kini warga sekitar berbondong-bondong ke panti Abdullah, untuk melihat dengan dekat makluk unik tersebut. [ray]