DPO Paulus Andriyanto Diciduk Berkat Sinergitas KPK dan Kejaksaan

Merdeka. com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan, penangkapan Buron Paulus Andriyanto, turut difasilitasi pihaknya. Menurut Ali, hal itu adalah sinergitas antara KPK dan Kejaksaan selaku instansi penegak hukum.

“Satgas 7 Tim Korwildak KPK bersama Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Cilacap dan Kejaksaan Negeri Sleman telah melakukan penangkapan terhadap DPO Kejari Cilacap tersangka PA (Paulus Andriyanto), ” kata Ali era dikonfirmasi, Rabu (5/8/2020).

Ali mengungkap, penangkapan terjadi dalam tinggal seperti kostan daerah Sleman, Yogyakarta sekitar pukul 14. 20 WIB, pada 4 Agustus 2020. Sebagai informasi, Paulus Andriyanto ditetapkan sebagai DPO oleh Kejari Cilacap sejak September 2018.

“Jadi KPK memfasilitasi pencarian DPO ini dimulai sejak diterimanya permintaan oleh pihak Kejari Cilacap pada KPK pada November 2019, ” jelas Ali.

Diberitakan sebelumnya, Paulus Andriyanto adalah tersangka dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pada penggunaan dan pertanggungjawaban Anggaran/Dana Bantuan Pelabuhan di lingkungan PT Pertamina RU-IV Cilacap Fungsi Marine. Kerugian negara atas perbuatannya diperkirakan sebesar Rp 4, 368 M.

“KPK akan terus bersinergi dan berkoordinasi dengan aparat penegak hokum (APH) lain dalam upaya penuntasan perkara tindak pidana korupsi, ” Ali menandasi.

Sumber: Liputan6. com

Reporter: Radityo [ded]