Jalan Kepemimpinan, PKB Jember Isyaratkan Tidak Akan Oposisi ke Bupati Hendy

Merdeka. com – Kelompok Kebangkitan Bangsa (PKB) menyarankan tidak akan mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan bupati-wabup Jember, Hendy Siswanto-MB Firjaun Barlaman. Dalam Pilkada Jember 2020 lalu, PKB mendukung calon yang berbeda, yakni Salam-Ifan.

“Tidaklah, kita tidak bakal menjadi oposisi. Kalau cakap, tentu akan kita dukung, tetapi kalau ada kebijakannya yang kurang, akan kita kritik, ” ujar Syaiful Bahri Anshori, Wakil Pemimpin Dewan Syuro DPP PKB yang juga Ketua DPC PKB Jember periode 2015-2020 kepada Merdeka. com, Senin (8/3).

Taat Syaiful, pilkada tidak sekadar memilih orang. Tetapi serupa memilih nilai-nilai yang ditawarkan oleh kandidat yang bersabung. “Secara kandidat, kita sungguh kalah. Tetapi secara jumlah, kita menang. Kita akan dukung, ” ujar adam yang juga anggota Tip 1 DPR RI tersebut.

Hal selaras juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPC PKB Jember periode 2015-2020 yang zaman ini masih demisioner, Haji Ubaidillah alias Haji Buang. “Ya cukup PDIP sajalah yang jadi oposisi. Kalau banyak yang oposisi, malah tidak imbang. Kita ingin mendukung bupati sekarang supaya Jember lebih maju, ” ujar H. Buang zaman ditemui Merdeka. com dalam sela-sela Muscab PKB Jember.

Di DPRD Jember, PKB memiliki 8 kursi, setara dengan Golongan Nasdem dan menjadi partai terbesar. Disusul di status kedua adalah PDIP serta Gerindra yang sama-sama 7 kursi. Dalam Pilkada lalu, PKB dan PDIP beserta beberapa partai menengah lain, seperti PAN dan Golkar membentuk koalisi mendukung Salam-Ifan.

Pasca Pilkada, PAN dan Golkar serupa mengisyaratkan akan berbalik arah menjadi partai pendukung negeri. Sebaliknya, PDIP sejak pangkal sudah tegas menyatakan bakal menjadi oposisi yang mengontrol jalannya pemerintahan dengan segar.

Suksesi Kepemimpinan PKB Jember

Dalam musyawarah cabang (Muscab) PKB yang berakhir pada Minggu (07/03) kemarin, sidang pleno mengesahkan memilih HM Ayub Junaidi dan Muhammad Itqon Syauqi sebagai ketua dan carik DPC PKB Jember. Keputusan ini terbilang cukup mengherankan karena beberapa jam pra pleno dikukuhkan, peserta memutuskan yang terpilih adalah pasangan Itqon Syauqi dan Ayub Junaidi sebagai Ketua dan Sekretaris.

“Sekitar 30 menit sebelum pengukuhan, ada perubahan keputusan menjadi Ayub-Itqon sebagai ketua-sekretaris, ” ujar salah satu pengikut Muscab yang enggan dikenal namanya.

Drama perubahan keputusan itu dibenarkan oleh Bambang Susanto, Pengantara Bendahara Umum DPP PKB, yang dikirim ke Jember untuk menjadi pimpinan sesi Muscab. Keputusan tersebut, patuh Bambang merupakan aspirasi lantaran pengurus di Jember.

“Ada dinamika dengan berkembang dari bawah, aku sebagai pimpinan sidang cuma menerima aspirasi setelah diterima oleh para peserta kerap. Para pihak yang bersangkutan, yaitu Cak Ayub serta Cak Itqon juga telah sepakat, ” papar Bambang saat dikonfirmasi usai penyungguhan pengurus baru DPC PKB Jember.

Situasi senada juga disampaikan sebab Ayub Junaidi yang dikukuhkan sebagai ketua DPC PKB Jember. “Kalau endingnya sudah bisa ditebak sejak pokok, kan jadi enggak seru. Tetapi yang lebih istimewa kan Muscab berjalan mampu dan solid, ” perkataan Ayub yang didampingi Itqon.

Soliditas itu, menurut Ayub juga bakal ditunjukkannya dalam proses penyusunan pengurus yang saat ini sedang berlangsung. Beberapa tokoh NU dari sejumlah pondok berpengaruh yang selama tersebut belum terakomodir, dalam kepengurusan PKB Jember yang perdana, bersedia untuk bergabung.

“Beberapa poros sejak pesantren besar di Jember, yang dulu berada di luar, sekarang bergabung bersama-sama. Kita ingin mengembalikan PKB seperti cita-cita di introduksi pendiriannya, ” ujar bekas Ketua GP Ansor Jember selama dua periode itu.

Meski terbilang muda, yakni di kisaran 40 tahun, Ayub Junaidi terbilang memiliki jam terbang yang tinggi di PKB. Dalam kepengurusan sebelumnya, Ayub menjadi Sekretaris DPC PKB Jember. Ayub juga telah dua periode menjabat sebagai anggota DPRD Jember, yaitu 2009 – 2014 & 2014 – 2019. Makin di periode 2014 – 2019, Ayub menjadi Pemangku Ketua DPRD Jember.

Adapun Itqon Syauqi terbilang pendatang baru. Berlatar belakang sebagai keluarga jongos Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Kalisat, Itqon pertama kali menjadi caleg pada Pileg 2019. Pertama kali menjadi anggota dewan, Itqon langsung ditunjuk partainya menjadi Ketua DPRD Jember yang menjadi jatah PKB sebagai pemimpin Pemilu. Itqon juga menyelenggarakan fase-fase penting ketika DPRD Jember bersitegang melawan tumenggung Faida hingga berbuah pemakzulan pada pertengahan 2020 awut-awutan. [bal]