Jalur Kekayaan Mensos Juliari Tersangka Manipulasi Bansos Covid-19

Langgas. com – Menteri Sosial Juliari Batubara ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi uang bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jakarta , Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek).

Berdasarkan laman harta kekayaan penyelenggara negara yang diakses melalui situs elhkpn. kpk. go. id, Wakil Bendahara Umum PDIP periode 2019-2024 itu memiliki harta sebanyak Rp 47, 18 miliar. Harta tersebut dia laporkan pada 30 April 2020 untuk laporan periodik 2019.

Pemasok kekayaan Juliari paling besar berasal sebab harta tidak bergerak berupa aktiva dan bangunan yang tersebar dalam berbagai lokasi. Di antaranya Kaku (Bali), Simalungun (Sumatera Utara), Enau (Jawa Barat) dan Jakarta. Poin total 11 aset tanah serta bangunannya total Rp 48. 118. 042. 150.

Tatkala untuk harta bergerak, Juliari mengadukan hanya memiliki satu alat transportasi berupa mobil Land Rover Jeep tahun 2008, senilai Rp 618. 750. 000.

Kekayaan bergerak lainnya yang dilaporkan Juliari senilai Rp 1. 161. 000. 000. Surat berharga senilai Rp 4. 658. 000. 000. Tengah kas dan setara kasnya Rp 10. 217. 711. 716.

Total, Juliari memiliki kekayaan Rp 64. 773. 503. 866. Meski demikian, dia memiliki pinjaman senilai Rp 17. 584. 845. 719. Sehingga jumlah total hartanya adalah Rp 47. 188. 658. 147.

Dalam kasus ini, Julari diduga menerima uang Rp 17 miliar yang berasal dari fee rekanan proyek bansos. Pada pelaksanaan paket Bansos sembako periode pertama, Juliari menerima Rp 8, 2 miliar.

Sementara untuk periode kedua pengamalan paket Bansos sembako, terkumpul kekayaan fee dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sebanyak sekitar Rp 8, 8 miliar.

Reporter: Fachrur Rozie [cob]