Kapolda NTT Janji Tindak Tegas Polisi yang Kunjungi Wadah Hiburan Malam

Merdeka. com berantakan Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif menegaskan, bahwa mau menindak tegas anggota Polri yang melanggar surat telegram (STR) soal larangan ke tempat hiburan malam (THM) serta konsumsi minuman tulang.

“Kalau mengabaikan pasti ada tindakan, jalan disiplin ataupun kode ideal sesuai peraturan di Polri, ” katanya, dikutip daripada Antara, Senin (1/3).

Hal ini disampaikan menindaklanjuti larangan dari Bagian Propam Polri melarang awak kepolisian masuk ke tempat hiburan dan mabuk-mabukan.

Langkah ini ekor dari aksi penembakan dengan dilakukan oleh Bripda CS di sebuah kafe dalam Cengkareng, Jakarta Barat, dalam Kamis (25/2) pekan lalu.

Orang nomor satu di wilayah Polda NTT itu mengaku, selain TR yang sudah dikeluarkan, dirinya juga sudah mengeluarkan petunjuk dan arahan agar ditaati oleh seluruh jajaran pada wilayah kerja Polda NTT mulai dari Polres-Polres mematok Polsek.

Tempat juga mengatakan, selama lima bulan dirinya menjabat sebagai Kapolda NTT, telah melahirkan dua sampai dengan tiga STR ke polres barisan terkait dengan larangan tersebut.

“Dan ana siap menindaklanjuti perintah Kapolri itu di NTT, ” tutur komandan berbintang besar tersebut.

Lebih lanjut, kata dia, buat pengawasan serta pengendalian nantinya akan dilakukan oleh bagian Propam akan dilengkapi secara surat tugas.

Sementara itu, untuk pengawasan dan monitoring tempat-tempat hiburan dari potensi kejahatan, seolah-olah peredaran narkoba dan kejahatan-kejahatan lainnya akan dilakukan sebab anggota Reserse dan Intel.

“Mereka ini wajib dilengkapi dengan tulisan perintah tugas dan pada pengawasan dan pengendalian propam dan pimpinan, ” jelas dia.

Kapolda NTT juga mengharapkan supaya masyarakat dapat melaporkan ke Polda NTT jika menjumpai ada anggota Kepolisian yang ditemukan sedang mabuk-mabukan ditempat-tempat hiburan malam. [rnd]