Kronologi Kebakaran di Cideng yang Hanguskan 20 Rumah Tunas Permanen

Merdeka. com – Kebakaran menghanguskan 20 unit rumah tunas permanen yang berdiri di di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat ludes terbakar Minggu (14/3) dini hari. Sumber api diduga dari korsleting listrik.

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal menyampaikan, petugas menyambut laporan terkait munculnya sinar di pemukiman padat warga pada pukul 02. 02 WIB.

Ketika itu salah seorang awak menyaksikan api muncul sebab satu diantara lapak pedagang. Tidak berselang lama, api berkobar sangat besar hingga mengambil bangunan di sekeliling.

“Warga melihat tersedia kebakaran dari salah satu pemilik lapak dan sinar sudah membesar, ” kata pendahuluan dia dalam keterangan terekam, Minggu (14/3).

Sebanyak 16 unit Mobil Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk menjinakan api. Usaha dari 80 personel Damkar membuahkan hasil setelah semasa hampir 1, 5 menyemprotkan air ke titik-titik sinar.

“Api dalam pukul 04. 37 WIB, ” ucap dia.

Kebakaran mengakibatkan 20 unit rumah yang datang di lahan seluas 480 meter persegi habis dilalap si jago merah. Asril menyebut, kerugian ditaksir mencapai Rp1, 2 miliar.

Selain kerugian materil, salah seorang warga selalu mengalami luka akibat tersentuh hantaman selang.

“Terdapat 1 Orang korban dari warga Acep (45) pingsan terhantam selang era bantu pemadaman dan dibawa ke Rumah Sakit Tarakan, ” tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi [ray]