Lima Anggota Polda Babel Diberhentikan Tidak Hormat

Merdeka. com porakporanda Lima anggota Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) diberhentikan tidak dengan takzim karena terlibat pencurian senjata api dan desersi.

“Pemecatan ini dilakukan untuk menegakkan hukum di tubuh Polri, apalagi 3 dari lima anggota dengan dipecat melakukan pencurian senjata api, ” kata Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, di Pangkalpinang, dilansir Antara, Senin (22/3).

Adapun lima anggota kepolisian yang sudah diberhentikan yaitu Brigpol JA dengan tindak pidana pencurian senjata api dinas, Briptu AHG tindak desersi, Bripda MAF tindak pidana pencurian senjata api dinas, Bripda MAA tindak pidana pencurian senjata api dinas, dan Bharada BP tindak desersi.

Ia mengutarakan, saat ini Polda Kepulauan Babel mengalami kekurangan awak, sehingga tidak mudah dalam melaksanakan pemecatan personel, dan dalam pengambilan keputusan pelepasan ini membutuhkan waktu dengan panjang.

“Hal ini dikarenakan bahwa saya harus menegakkan hukum dan disiplin dalam kepolisian. Oleh karena itu, saya imbau kepada rekan-rekan semuanya agar jangan sampai ada lagi yang melakukan pelanggaran, ” kata Kapolda.

Ia menegaskan apabila ada personel yang melakukan pengingkaran tersebut akan mendapatkan azab yang sangat berat hingga Pemberhentian Tidak Dengan Takzim (PTDH).

“Kami ketahui juga bagaimana mampu ada personel yang menjajakan dan dan mengamankan senjata api hingga waktu dengan cukup lama. Untuk tersebut, kami juga harus introspeksi, bagaimana proses rekrutmen awak tersebut hingga sampai diterima menjadi anggota Polri, ” ujarnya lagi.

Menurut dia, pelanggaran yang masuk kategori berat lain adalah penggunaan narkoba, serta diimbau seluruh personel menjauhi barang haram tersebut.

“Saya akan mengulangi penekanan yang telah beta sampaikan di antaranya yang pertama hindari penggunaan narkoba dan tindak pidana. Yang kedua, hindari pelanggaran peraturan hingga pelanggaran kode pandangan hidup, ” katanya lagi. [eko]