Melangsungkan Sabung Ayam, Warga Buleleng Ditangkap

Merdeka. com berantakan Anggota Polsek Kota Singaraja, Buleleng, Bali, menangkap I Ketut Metriya (54). Dia ditangkap karena nekat menggelar judi tajen sehingga terjadi kerumunan pada tengah Pandemi Covid-19.

“Berdasarkan, keterangan dari saksi- bukti dan barang bukti yang ada, pelaku mengakui dengan benar perbuatannya telah menyelenggarakan permainan judi sabung ayam atau tajen tersebut dalam rumahnya dengan maksud mendapat keuntungan untuk kelangsungan hidupnya, ” sekapur Kapolsek Kota Singaraja Kompol I Made Santika, Kamis (26/11).

Tertangkapnya pelaku berawal sebab laporan informasi masyarakat yang ngerasa resah mengenai adanya kerumunan umum akibat berlangsungnya permainan judi sabung ayam atau tajen di kaca rumah milik I Ketut Metriya. Lokasinya di Jalan Setia tabiat, Lingkungan Penarungan, Kelurahan Penarukan, Buleleng, Bali.

“Menurut informasi masyarakat bahwa judi sabung ayam atau tajen tersebut sudah berlangsung dari beberapa hari sebelumnya, ” ujar dia.

Lalu berdasarkan laporan informasi dari asosiasi tersebut selanjutnya petugas segera menindak lanjuti informasi itu. Kemudian, dari buatan penyelidikan dan diketahui sebagai penyelenggaranya adalah pemilik rumah I Ketut Metriya.

Selanjutnya, penjaga pada Jumat (20/11) sore langsung menuju lokasi dan mengamankan pengelola yaitu pelaku beserta barang tanda 2 ayam mati. Kemudian, dua bilah taji, 2 gulung benang pengikat taji warna merah, satu buah sangkar ayam, 2 pokok tas tempat ayam serta kekayaan tunai sebesar Rp150 ribu yang merupakan uang hasil dari makna atau cuk menyelenggarakan judi sabung ayam atau tajen tersebut. Kemudian pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Singaraja guna jalan hukum lebih lanjut.

“Terhadap pelaku disangka telah menyelenggarakan tindak pidana perjudian sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 303 Bagian (1) KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling lama 10 tarikh atau pidana denda paling banyak Rp25 juta, ” ujar Santika. [gil]