Modus Kenalan, Dedi Dores dan Temannya merampok Siswi SMP

Merdeka. com – Dua warga nyaris mati dihajar massa setelah dipergoki merampok siswi SMP. Keduanya dijemput polisi di kondisi babak belur dan kudu mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Mereka adalah Dedi Dores (32) dan Dedi Candra (20), warga Desa Tanah Periuk, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Mereka kini sudah ditahan di jawatan polisi setelah mendapat perawatan dalam puskesmas.

Peristiwa itu bemula saat kedua pelaku bertemu dengan korban Laila Sari Anggraeni (15) di jalan Desa Sukaraja, Kecamatan Terawas, Musi Rawas, Sabtu (31/10) pukul 20. 30 WIB. Mereka mulai melancarkan aksinya secara berpura-pura mengajak berkenalan lalu meminta nomor telpon korban.

Siswi SMP itu mengeluarkan ponselnya dan sesaat kemudian salah satu pelaku mengambil paksa HP objek. Korban pun berteriak minta sokong dan warga ramai-ramai mengejar berarakan berhasil ditangkap.

Keduanya menjadi bulan-bulanan massa. Selanjutnya, itu dijemput polisi untuk mendapat pembelaan dan dilakukan pemeriksaan.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy mengungkapkan, kedua tersangka mengakui merampok korban dengan modus mengajak kawan dan meminta nomor HP korban. Beruntung situasi kampung masih ramai sehingga warga mengamankan keduanya.

“Keduanya diamankan warga yang mengetahui aksi mereka. Sekarang sudah kami tahan untuk proses bertambah lanjut, ” ungkap Efrannedy, Senin (2/11).

Atas perbuatannya, mereka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan diancam tujuh tahun penjara. Barang bukti satu unit ponsel milik korban. [cob]