Pemimpin KPU Tangerang Selatan Meninggal Negeri Usai Dirawat Akibat Covid-19

Merdeka. com – Ketua Komisi Penetapan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Bambang Dwitoro, meninggal dunia pada Sabtu (12/12) pagi. Almarhumah dikabarkan meninggal dunia di Sendi Sakit Sari Asih, Ciputat, Praja Tangerang Selatan (Tangsel).

“Iya benar, kabar dari tim jam 03. 40 WIB pagi tadi, ” ujar Komisioner KPU Tangsel, Mujahid Zein, saat dihubungi Liputan6. com, Sabtu (12/12).

Zein pun meminta mendesak dibukakan pintu maaf untuk almarhumah Bambang Dwitoro jika melakukan kelalaian semasa hidup dan bertugas dalam KPU Kota Tangsel.

“Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya, tolong ikhlaskan segala kekhilafannya, ” katanya.

Jelas sebelumnya dirawat di Rumah Kecil Sari Asih setelah dinyatakan nyata Covid-19. Almarhum dirawat sejak sepekan lalu.

“Ketua saya sedang menjalani perawatan dan isolasi mandiri, ” ungkap Plh Ketua KPU Tangsel, M Taufik MZ dikonfirmasi Jumat (11/12).

Menurut Taufik, Bambang Dwitoro dirawat sejak Kamis pekan lalu. “Di RS Sari Asih. Dia pada rawat sejak kamis minggu lulus dan diketahui hasil swabnya membangun di Sabtu malam. Mohon doanya untuk kesembuhan beliau, ” sebutan Taufik.

Mulanya, sebutan Taufik, ketua KPU Tangsel mengiakan kelelahan lantaran mengikuti serangkaian kegiatan dan persiapan jelang pencoblosan. Tempat dasar itu, Bambang kemudian memeriksakan diri ke rumah sakit dan dinyatakan positif Covid-19.

“Gejalanya, ketua merasa agak letih capek. Dirawat, lalu diagnosa oleh dokter dan dirontgen dan lainnya dan ternyata positif, ” sekapur dia.

Dirinya mengiakan telah melakukan upaya pencegahan transmisi Covid-19 di lingkungan kerja Biro KPU Tangsel dengan penyemprotan disinfektan.

“Langkah – kelakuan pencegahan sudah kami lakukan. Keadaan ini penyemprotan disinfektan kedua, ” terang dia.

Reporter: Pramita Tristiawati
Sumber: Liputan6. com [gil]