Pemkab Purbalingga: Pasien Covid-19 Sembuh Berjumlah 327 Orang

Mandiri. com – Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Sedang menginformasikan bahwa berdasarkan data terbaru pada Sabtu, jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 di wilayah setempat dengan telah dinyatakan sembuh sebanyak 327 orang.

“Total anak obat COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 327 orang, ” logat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono di Purbalingga, Sabtu (7/11).

Dia serupa menjelaskan berdasarkan data terbaru tersebut diketahui jumlah total pasien COVID-19 di wilayah setempat sejak pangkal penanganan hingga saat ini 396 orang.

“Dari 396 orang yang terkonfirmasi positif, 327 orang di antaranya telah sembuh dan diperbolehkan pulang ke vila masing-masing, 10 orang meninggal dunia, dan 59 orang lainnya sedang dirawat intensif di fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut, ” katanya.

Had saat ini masih terdapat penambahan kasus baru COVID-19 di daerah setempat sehingga masyarakat perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Pandemi belum berakhir, sehingga masyarakat sedang harus terus meningkatkan kewaspadaan & memperketat lagi penerapan protokol kesehatan tubuh, ” katanya.

Tempat mengakui bahwa tren tingkat kesembuhan pasien cukup tinggi namun masyarakat harus tetap waspada dan memperkuat penerapan 3M, yakni memakai kedok, mencuci tangan, dan menjaga renggang.

Pihaknya terus mengintensifkan kampanye 3M guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

“Kami mengajak masyarakat untuk patuh & disiplin terhadap protokol kesehatan, ” katanya.

Pihaknya sedang terus berupaya menekan jumlah kasus COVID-19 di wilayah setempat secara menggencarkan tes dan meningkatkan usaha protokol kesehatan.

“Kami terus berupaya menekan pertambahan kejadian COVID-19 dengan menggencarkan program 3T, yakni pemeriksaan (testing), pelacakan (tracing), dan pengobatan (treatment).

“Kami terus berupaya mengoptimalkan agenda 3T, ” katanya.

Kendati demikian, dia juga tahu bahwa penerapan program 3T perlu didukung dengan penerapan 3M pada tengah masyarakat, yaitu dengan mematuhi masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Kami menyilakan masyarakat untuk berbagi tugas secara pemerintah yang terus melakukan 3T, ini kita telusuri terus. Namun sambil kami melakukan 3T, masyarakat juga jangan sampai lengah buat terus melakukan 3M dalam kesibukan sehari-hari, ” katanya. [ded]