Putri Keraton Solo Ingin Lawan Gibran, PKS Minta Galang Koalisi

Merdeka. com – Cucu Pakubowo XII BRA, Putri Woelan Sari Buah hati, menemui PKS agar maju di Pilkada Solo. DPD PKS menyarankan agar Putri menggalang koalisi juga secara partai lain.

“Kami mengajak mbak Putri untuk bersama-sama berupaya menggalang koalisi. Karena itu substansinya. Tanpa adanya koalisi, siapapun tak akan bisa maju melawan Gibran, ” ujar Ketua Bappilu DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto, saat dikonfirmasi, Senin (27/7).

Sementara itu, Riyanto menyungguhkan telah berkomunikasi dengan semua golongan politik kecuali PDIP di Solo. Dia mengatakan, komunikasi di tingkat Praja untuk membentuk koalisi buntu karena masing-masing memiliki instruksi tingkat sentral. Namun, dia mengakui PKS sedang melakukan penjajakan koalisi di tingkat pusat.

“Instruksi sebab pusat membuat teman-teman tidak berdaya. Ini sedang dicoba lobinya di level pusat, ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pertimbangan Daerah PKS Solo, Budhi Hartanto, mengatakan peluang Putri pada Solo tetap ada. Tetapi Anak harus menguji dirinya dengan makan rekomendasi partai.

“Bisakah mbak Putri menjadi figur dengan diterima di partai koalisi atau dengan kata lain bisakah mbak Putri menembus rekomendasi di DPP masing-masing partai, ” kata dia.

“Kalau koalisi sudah ada dan mbak Putri diterima di koalisi, maka selanjutnya merupakan soal efektivitas mesin pemenangannya, pepatah mobil, biar power full cc-nya harus besar, ” ucapnya.

Sementara itu, Budhi menyungguhkan jajak pendapat kader PKS, aktivis yang muncul dari luar PKS adalah wakil wali kota Tunggal, Achmad Purnomo.

“Sesuai dengan hasil jajak pendapat kadet di PKS, yang muncul ialah nama Purnomo kalau PKS mau ambil calon dari luar PKS. Koalisi sudah terbentuk, ” logat dia. [lia]