Sepanjang 2020, Polda Bali Tangkap 21 Pelaku Kejahatan Skimming, Didominasi WNA

Merdeka. com semrawut Sepanjang 2020, Ditreskrimsus Polda Bali menerima ratusan laporan terkait kasus kejahatan skimming. Dari 126 laporan yang diterima, polisi sudah menangkap 21 pelaku dengan didominasi warga asing.

Para pelaku terdiri 9 orang warga Bulgaria, 8 orang Rumania, 2 orang dari Filipina, 1 orang dari Turki dan 1 orang asal Indonesia.

“Iya kita tetap (mewaspadai) setiap hari dan sudah berkurang sekadar. Kalau pelaku-pelaku seperti ini spesifik dan kita banyak tangkap, ” kata Direktur Reskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho, saat dihubungi, Rabu (18/11).

Nilai kerugian yang dialami korban beragam. Ada yang mencapai puluhan juta.

Oleh karena itu, kepolisian mengingatkan masyarakat selalu waspada dan berhati-hati di bertransaksi di ATM dan menjaga keamanan PIN.

Kemudian, saat bertransaksi diharapkan mencari ATM yang terjamin keamanannya dan tersedia sekuriti yang berjaga.

“Kalau, yang harus diwaspadai asosiasi iya tetap hati-hati. Dan, sudah kita ingatkan jaga pin-nya jangan mengambil (uang di ATM) dengan tempat terlalu sepi, ” ujar Kombes Yuliar. [lia]