Terekam CCTV Curi 4 Burung, Pekerja Asal Prabumulih Ditangkap Polisi

Merdeka. com – Andrial Noorianto alias Ucok (41) ditangkap polisi karena mencuri empat ekor burung berharga milik seorang aparatur sipil negara (ASN). Polisi tengah mencari satu pelaku sedang, RM, yang turut terlibat.

Ucok dan RM berpose di rumah korban di Berkepanjangan Padat Karya, Kelurahan Gunung Ibul, Prabumulih Timur, Prabumulih, Sumatera Daksina, Minggu (1/11) dini hari. Ketika itu, korban masih terlelap tidur di di kamar.

Begitu bangun, korban tak sedang mendapati tiga burung termasuk sangkarnya yang awalnya digantung di halaman belakang. Dia pun membuka rekaman CCTV dan terungkap aksi penyamunan oleh kedua pelaku.

Berbekal rekamam CCTV, polisi segera melakukan penyelidikan setelah menerima masukan korban. Petugas menggerebek di sendi Ucok dan menangkapnya sementara RM kabur, Kamis (5/11).

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi melahirkan, penangkapan tersebut disertai dengan penyitaan barang bukti yang ada pada rumah tersangka, yakni seekor burung cucak ijo, seekor burung kapas tembak, dan seekor burung kenari yang semuanya bernilai Rp4 juta serta sepeda motor yang digunakan saat beraksi.

“Salah satu tersangka dapat ditangkap, kepala lagi buron. Penyidik masih menyelami apakah kawanan ini spesialis penyamunan burung atau tidak, masih mendata laporan lain, ” ungkap Siswandi, Jumat (6/11).

Dia menjelaskan, tersangka Ucok yang sehari-hari bekerja sebagai buruh itu beraksi dengan cara memanjat pagar sendi, sedangkan rekannya menunggu di depan sambil melihat situasi. Mereka sebelumnya mengintai kondisi rumah dan dunia lalu beraksi setelah merasa aman.

“Ternyata pelaku tidak mengetahui ada CCTV yang terpatok, wajah mereka nampak jelas, ” ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka Ucok dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dia terancam dipidana kurungan kurungan paling lama lima tahun. [ray]