Wanita Hamil Tua di Hulu Kali Tengah Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok

Merdeka. com – Dasar Reskrim Kriminal (Satreskrim) Polres Desa Sungai Tengah (HST) sedang menyelenggarakan penyelidikan atas kasus temuan mayat wanita hamil di dalam vila dengan beberapa mata luka diduga korban pembunuhan.

“Petugas bersama para relawan telah mengevakuasi mayat wanita tersebut ke RSHD Barabai untuk dilakukan visum et revertum lebih lanjut, ” logat Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalui Ps Paur Subag Humas Aipda M Husaini di Barabai, Sabtu (12/9).

Dikatakannya, saat ini Satreskrim telah melangsungkan penyelidikan dengan meminta keterangan para-para saksi guna mengetahui penyebab moralitas dan secepatnya akan menangkap pelakunya jika nanti hasilnya merupakan peristiwa pembunuhan.

“Kami selalu turut berduka cita atas maut tersebut dan berharap kepada puak korban agar kiranya tabah & bersabar serta menyerahkan proses analisis kepada pihak kepolisian, ” katanya.

Untuk diketahui, masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) digegerkan atas temuan mayat seorang perempuan hamil yang bersimbah darah di sebuah rumah yang mutakhir saja selesai dibangun di Desa Pagat Sarigading Jalan Lingkar Walangsi-Kapar, Kabupaten HST, Kalsel, pada Sabtu (12/9) siang, sekitar pukul 13. 00 WITA.

Pengabenan tersebut diketahui tetangganya setelah tersedia temannya berkunjung ke rumah mau membayar utang kepada korban.

Saat diketuk tidak membukakan pintu dan diketahui terkunci dibanding dalam, pihaknya curiga terjadi sesuatu dalam rumah tersebut.

Maka bersama warga sekitar, mencoba masuk melalui jendela dan benar saja, korban telah meninggal dunia cukup lama dengan beberapa gegabah luka yang diduga bekas bacokan senjata tajam.

Karena dilihat dari kondisi mayat, pembawaan di sekitar lokasinya sudah mengering dengan posisi telentang dan bulu acak-acakan.

Dari bahan SIM yang ditemukan di tempat kejadian, korban yang diduga pembunuhan tersebut bernama Latifah dengan kemunculan 23 Juli 1989 atau berumur 31 Tahun.

Patuh keterangan warga sekitar, korban diperkirakan dalam kondisi hamil sembilan bulan dan merupakan istri muda lantaran salah seorang Pambakal atau Kepala Desa yang ada di Kabupaten HST. [gil]